Pencahayaan Buatan untuk Keindahan Interior

08/05/2020, 19:22 WIB
Bagikan:
Penulis Tyas Ing Kalbu | Editor Mahansa Eka Gerga Sinulingga

Sekian lama terkungkung dalam rumah akibat WFH, Anda harus bersiasat untuk menghalau bosan dan menjaga suasana hati tetap nyaman dan menyenangkan. Salah satu kiat yang dapat dilakukan adalah dengan menata pencahayaan interior.

Penampilan interior suatu ruangan amat dipengaruhi pencahayaannya. Ini mirip dengan keindahan fotografi. Semua jenis interior seperti rumah, kantor, rumah sakit, restoran, dan hotel, membutuhkan pencahayaan buatan yang tepat agar sesuai dengan konsep perancangannya.

Berikut ini, beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang pencahayaan interior.

Situasi psikis

Cahaya buatan dapat diatur untuk menghadirkan situasi psikis yang kita inginkan. Misalnya, cahaya putih terang agar dapur terlihat bersih, cahaya kekuningan yang redup dan hangat untuk kenyamanan ruang tidur, serta putih kekuningan cukup terang untuk membangkitkan semangat di ruang kerja.

Level cahaya

Ada dua hal yang perlu diketahui untuk mengatur cahaya ruangan, yakni level cahaya dan warna cahaya. Kedua aspek tadi bila diatur dengan baik akan mengubah suasana ruangan. Level cahaya dengan satuan lux adalah tingkat terang/illuminance pada ruang.

Tingkatan terang ini dipengaruhi jenis aktivitas yang kita lakukan. Semakin sulit aktivitasnya, semakin tinggi tingkat terang yang dibutuhkan. Misalnya, menjahit dan menggambar membutuhkan 250–500 lux, bersantai di tempat tidur 50-100 lux. Kamar bedah di rumah sakit membutuhkan 5.000–15.000 lux.

Level cahaya didapatkan dengan mengatur jumlah lampu, daya lampu, dan posisi lampu. Contoh, sebuah ruang kerja berukuran 3 meter x 4 meter x 3,3 meter butuh sekitar 4 buah lampu TL, masing-masing berdaya 20 watt, ditempatkan di tengah plafon untuk mendapatkan sekitar 300 lux. Kondisi ini cukup nyaman untuk bekerja administratif.

Warna cahaya

Warna cahaya menyangkut temperatur cahaya dalam derajat kelvin (K) dan renderasi cahaya (Ra). Semakin tinggi temperatur cahaya, semakin putih cahaya yang dihasilkan. Semisal, lampu bohlam bercahaya kuning bertemperatur 2.700 derajat K, sedangkan lampu TL berkualitas tinggi mencapai 6.500 derajat kelvin.

Temperatur cahaya juga memengaruhi kondisi psikis dan emosi kita. Temperatur lampu 4.000 derajat kelvin membawa suasana makin redup, sendu, santai, hangat, dan pelan. Cocok untuk kafe, resor, spa, dan ruang tidur.

Ruang kerja biasanya membutuhkan level warna yang tinggi. Beberapa lampu jenis hi intensity discharge (HID) dan light emitting diode (LED) mampu menghasilkan cahaya hingga 10.000 derajat kelvin untuk keperluan khusus.

Detail pencahayaan

Renderasi cahaya dihasilkan dari jenis dan kualitas lampu. Dengan skala Ra 0–100, renderasi cahaya kita gunakan untuk mendapat pencahayaan yang detail pada ruang, utamanya pada warna.

Lampu jalan sodium tekanan tinggi (SON) mempunyai Ra 26 yang membuat baju merah tampak ungu dan beberapa warna lain menjadi hitam. Agar warna dapat dilihat mendekati warna aslinya, gunakan lampu dengan renderasi di atas 60.