Makanan Saat Sedang Alami Gangguan Kesehatan

11/05/2020, 16:15 WIB
Bagikan:
Penulis Tyas Ing Kalbu | Editor Mahansa Eka Gerga Sinulingga

Demam, perut mual, bersin-bersin, dan kepala pusing kerap membuat selera makan menghilang. Banyak orang sakit yang menyadari perlunya konsumsi makanan bergizi saat sakit. Namun, apa daya bila makanan hanya tertahan di lidah. Perlu solusi agar seseorang tetap bisa mengonsumsi makanan bergizi saat sakit.

Makanan untuk seseorang yang sedang sakit tidak boleh asal-asalan. Jenis penyakit tertentu terkadang membuat pasien hanya bisa mengonsumsi makanan atau minuman terbatas. Oleh karena itu, jangan menyamakan bahwa semua orang sakit hanya boleh makan bubur. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan dan makanan yang tepat.

Mual

Penyakit yang diikuti dengan gejala mual cukup banyak. Tidak hanya demam, mual biasanya terkait dengan gangguan kesehatan organ pencernaan. Misalnya, maag atau tipus. Ada baiknya penyebab rasa mual diketahui terlebih dulu.

Jika rasa mual muncul akibat demam biasa, seseorang bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang hangat. Misalnya, sup dan wedang jahe atau buah-buahan segar untuk menghilangkan rasa enek.

Namun, bila mual menghilangkan selera makan, kudaplah makanan yang gurih-gurih, tetapi tidak mengandung minyak. Misalnya, biskuit yang bercita rasa gurih. Hindari makanan yang pedas atau minuman beralkohol.

Flu

Flu biasanya ditandai dengan bersin-bersin, pilek, hidung tersumbat, batuk, dan radang tenggorokan. Semua gejala ini kerap membuat nafsu makan lenyap. Makanan yang dikonsumsi pun terasa hambar atau terasa tidak enak.

Untuk itu, cobalah mengonsumsi makanan yang bertekstur lunak. Misalnya, roti, bubur kacang hijau, sup, dan olahan telur. Makanan atau minuman yang memberikan efek menghangatkan, seperti minuman jahe atau minuman dengan tambahan kayu manis juga bisa dicoba.

Minumlah air putih yang cukup. Namun, hindari makanan yang terlalu manis, mengandung alkohol, atau terlalu asam.

Diare

Diare bisa disebabkan kuman, alergi, atau makanan yang kurang higienis. Namun, diare juga bisa mengindikasikan penyakit yang menyerang organ pencernaan. Apalagi bila diare diikuti dengan demam dan muntah.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan orang yang mengalami diare untuk banyak mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi. Makanlah makanan yang mudah dicerna dan tidak menyebabkan mual, misalnya biskuit gurih.

Hindari makanan yang memicu produksi gas dalam lambung. Misalnya, sawi putih dan kol. Hindari juga susu, minuman beralkohol, dan kopi.

Pusing

Jika kepala terasa berputar dan nyeri, bisa jadi ini terjadi akibat dehidrasi. Jalan keluarnya tentu adalah minum air putih secukupnya. Konsumsilah air putih sedikit demi sedikit, lalu rasakan ada-tidaknya perubahan. Selain air putih, seseorang yang mengalami sakit kepala juga bisa mengonsumsi jus buah segar. Hindari makanan yang menggunakan pewarna, penguat rasa, dan pemanis buatan.