Simak Keteladanan Nabi Muhammad SAW dari Beberapa Buku Berikut

15/05/2020, 14:04 WIB
Bagikan:
Penulis Nana Triana | Editor Alia Deviani

Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu suri teladan bagi banyak muslim di seluruh dunia. Kerasulan yang diberikan oleh Allah SWT menjadikan beliau satu-satunya sosok yang paling ideal untuk diidolakan. Kemaksuman Nabi Muhammad SAW telah membuat apa pun yang dilakukannya tidak pernah keluar dari jalur syariat.

Membicarakan sosok Nabi Muhammad SAW mungkin tidak akan ada habisnya. Wajah saja, karena kemuliaan dan keagungan beliau telah  menginspirasi banyak orang untuk merangkumnya menjadi sebuah karya tulis.

Tidak sedikit penulis yang mengisahkan perjalanan beliau dalam menyebarkan ajaran agama Islam. Karya-karya tersebut menyimpan begitu banyak nilai kehidupan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, tim Terhubungdarirumah.com merangkum tiga buku yang sangat menarik untuk dibaca selama Anda menjalankan puasa di rumah saja.

  1. Sirah Nabawiyah
    Buku ini mengisahkan perjalanan Nab Muhammad SAW sejak ia dilahirkan, hingga ia ditunjuk kecil, remaja, dewasa, pernikahan, menjadi Nabi, perjuangannya yang heroik dan tantangan-tantangan besar yang dilaluinya, hingga wafatnya.

    Membaca buku Sirah Nabawiyah seakan kita menapaki seluruh perjalanan beliau laksana mengurai perjalanan hidup sang nabi yang penuh warna.

  2. Rasulullah Sang Panglima
    Buku Rasulullah Sang Panglima Menceritakan, sepak terjang nan gemilang Rasulullah sebagai Sang Panglima perang. Buku ini banyak di tulis oleh penulis-penulis terkenal. Salah satu di antaranya adalah seorang petinggi militer dari Irak pada zamannya, yaitu Mayor Jenderal Mahmud Syait Khaththab.

    Dengan analisa yang detail dan lihai, sang penulis mampu mengungkap sisi-sisi yang luput dari pengamatan orang sipil kebanyakan dan mengurai dengan jelas apa saja yang lalui oleh Nabi Muhammad selama memimpin para sahabat dalam menghadapi para penentang dakwah dan pengacau syiar Islam.
  1. Muhammad SAW Sang Yatim
    Melalui buku ini, Muhammad Sameh Said ini menggambarkan Nabi Muhammad sebagai manusia yang tiada duanya. Buku ini diawali dengan kisah Nabi Ibrahim sebagai bapak para nabi dan rasul. Kemudian dilanjutkan dengan cerita singkat orangtua Muhammad SAW dan bagaimana beliau menjadi seorang yatim sekaligus anak kesayangan kakeknya, Abdul Muthalib.

    Selain itu, ada pula kisah perjalanan hidup Rasulullah SAW saat berada di bawah asuhan pamannya yang bernama Abi Thalib dan momen-momen hingga akhirnya ia wafat.

    Buku ini juga mengisahkan perjalanan Muhammad SAW hingga akhirnya menjadi rasul dan bagaimana hal ini menimbulkan kebencian serta siksaan. Peperangan demi peperangan pun terjadi demi menegakkan agama Islam.

    Menariknya, di buku ini juga dijelaskan bagaimana peperangan pada masa Rasulullah dan masa-masa awal khilafah dilakukan dengan aturan Islam, sehingga tidak ada orang tua, perempuan, anak-anak, dan makhluk lain yang tersakiti. Bahkan, tidak terjadi penebangan pohon atau hal-hal yang menimbulkan kerusakan pada bangunan.