Perhatikan 7 Hal Ini Agar Komputer Tidak Cepat Panas

13/05/2020, 16:37 WIB
Bagikan:
Penulis B Adi Yuwono | Editor Mahansa Eka Gerga Sinulingga

Panas merupakan musuh bebuyutan bagi komponen elektronik, termasuk komputer, baik PC maupun laptop. Untuk itu, agar tetap produktif selama terhubung dari rumah, baik belajar maupun menyelesaikan tugas kantor, berikut 7 hal yang perlu diperhatikan supaya komputer tidak cepat panas.

1. Kipas

Selain heatsink, di dalam sebuah komputer (PC dan laptop) biasanya terdapat kipas kecil. Komponen yang bertugas membuang udara panas ini bekerja ketika komputer bekerja berat dan memicu panas. Oleh sebab itu, bersihkan komponen ini, atau segera ganti apabila sudah tidak berfungsi normal.

2. Filter

Pada PC, khususnya bagian power supply, biasanya terdapat pelindung yang juga berfungsi sebagai filter untuk menyaring debu. Pastikan komponen ini terbebas dari debu. Bersihkan menggunakan pengisap debu portabel khusus untuk perawatan komputer.

3. Program

Operasikan program atau perangkat lunak yang memang benar-benar ingin digunakan. Semakin banyak program yang dijalankan secara bersamaan, kerja prosesor dan komponen vital lainnya semakin berat. Proses rendering, program animasi, serta gim-gim 3D merupakan contoh yang dapat memicu suhu komputer lebih panas, terlebih komputer yang memiliki spesifikasi minim.

4. Sirkulasi udara

Sirkulasi udara di tempat  kamu menggunakan PC atau laptop juga turut andil dalam menjaga suhu perangkat tersebut. Operasikan komputer di tempat bersih, aman, jauh dari perangkat lain yang mengeluarkan panas. Selain nyaman, komponen-komponen di dalamnya tentu akan menjadi lebih awet.

5. Alas

Sebisa mungkin hindari menggunakan laptop di atas sofa, kasur, atau benda-benda empuk lain. Gunakan meja atau alas lain yang memiliki karakter solid sehingga suhu panas tidak terjebak di area laptop. Cooling pad dapat menjadi alternatif alas bila ingin mengoperasikan laptop di atas sofa atau kasur.

6. Software

Gunakan software atau utility tambahan untuk memantau suhu komputer dan laptop kamu, khususnya komponen-komponen vital. Selain memberikan informasi dan peringatan terhadap suhu tinggi, ada software yang juga mampu memodifikasi rotasi kipas serta memeriksa kondisi “kesehatan” media penyimpanan seperti HDD dan SSD.

7. Atur jadwal

Mengatur jadwal penggunaan komputer atau laptop merupakan salah satu tindakan bijak untuk meminimalkan terjadinya overheating pada komponen. Nyalakan apabila kamu benar-benar siap menggunakannya dan segera matikan jika sudah selesai agar perangkat keras yang sudah mulai panas dapat kembali pada suhu normal.