Cegah Keropos, Begini Cara Mudah Rawat Motor Saat Pandemi Covid-19

27/05/2020, 15:00 WIB
Bagikan:
Penulis Dea Duta Aulia | Editor Dana Delani

Kendara roda dua nampaknya masih menjadi primadona tersendiri bagi masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia mengatakan, penjualan sepeda motor dalam negeri mengalami peningkatan dan tembus hingga 6,48 juta unit sepanjang 2019.

Angka tersebut terbilang cukup tinggi kalau dibandingkan dengan penjualan kendaraan roda empat hanya mencapai 1,151,413 unit pada tahun yang sama.

Meskipun begitu, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, kendaraan roda dua cenderung jarang digunakan oleh masyarakat. Hal tersebut didasari karena masih banyak kantor yang memerintahkan karyawannya untuk melakukan work from home (kerja di rumah) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Untuk saat ini motor jarang sekali dipakai, yaa gimana disuruh kerja di rumah, order makanan atau sembako paling via ojol (ojek online),” ujar salah satu karyawan swasta asal Depok, Danu melalui sambungan telfon, Selasa (14/4/2020).

Kendati demikian, Danu mengatakan sedikit khawatir terkait kesehatan kendaraan yang dimilikinya.

“Cukup bingung sih, takutnya karena udah lama enggak digunakan nanti enggak bisa nyala atau apa, dan sebenernya bingung juga sih gimana cara merawat motor saat seperti ini (work from home),” ungkapnya.

Permasalahan Danu merupakan salah satu contoh yang mungkin dirasakan oleh banyak orang di saat seperti ini. Namun, para pemiliki kendaraan khususnya roda dua tidak perlu khawatir. Sebab ada berbagai cara mudah untuk melakukan perawatan saat kendaraan jarang digunakan.

Yuk, cuci motor sendiri!

Di musim pandemi Covid-19, tidak ada salahnya untuk mencuci motor di rumah. Selain mengurangi interaksi dengan orang lain, ketika mencuci motor di rumah, kamu bisa lebih menghemat keuangan.

Selain dapat menghemat, langkah tersebut juga memiliki banyak manfaat bagi perawatan kendaraan.

Setelah melakukan hal tersebut, motor akan terlihat lebih bersih dan enak untuk digunakan. Hal itu didasari karena kotoran di bagian mesin dan master rem telah hilang yang menyebabkan pembuangan panas lebih lancar serta perputaran roda menjadi lancar tanpa tersendat.

Panaskan mesin motor

Selain mencuci, para pemilik kendaraan juga perlu membawa motor ke teras rumah untuk dipanaskan. Memanaskan mesin motor tergolong penting untuk dilakukan. Sebab dengan melakukan hal itu, mesin motor akan tetap prima.

Kendati demikian, dikutip dari Gridoto, ternyata memanaskan mesin motor tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Khusus motor injeksi, hanya perlu waktu 30 detik sampai 1 menit untuk memanaskan mesin motor.

Selain itu, pemilik kendaraan juga tidak perlu memanaskan mesin dengan cara digeber-geber karena akan kurang ada manfaat dan bensin terbuang sia sia.

Jangan asal semprot disinfektan

Semenjak wabah Covid-19 mulai menyebar, penggunaan cairan desinfektan di masyarakat mengalami peningkatan.

Dalam proses pembuatan cairan desinfektan pun tergolong mudah. Sebab dengan memanfaatkan cairan pemutih pakaian yang dilarutkan dengan air, maka cairan desinfektan pun selesai dibuat.

Dikutip dari Gridoto, penyemprotan desinfektan yang mengandung cairan pemutih ternyata memiliki dampak negatif bagi kendaraan roda dua.

Sebab kandungan Klorin yang terdapat di cairan pemutih, jika disemportkan secara langsung ke kendaraan roda dua, maka dapat merusak lapisan cat pada bodi motor.

Guna mencegah kerusakan, sebaiknya para pemilik kendaraan segera membersihkan body motor dari cairan desinfektan dengan menggunakan air bersih.

Pastikan tangki motor selalu terisi penuh

Meskipun jarang digunakan, para pemilik kendaraan roda dua harus memastikan tangki bahan bakar tetap terisi penuh.

Hal tersebut penting untuk dilakukan. Sebab jika tangki bahan bakar dalam keadaan kosong, maka dapat menyebabkan terjadinya proses pembentukan air yang bisa memicu korosi.  Hal terparahnya, jika korosi terjadi, maka tangki bahan bakar dapat mengalami pengkeroposan dan kebocoran.

Tidak perlu ke pom bensin, para pemilik kendaraan dapat memanfaatkan ojek daring untuk membeli bahan bakar. Atau para pemilik kendaraan dapat menggunakan Pertamina Delivery Service untuk melakukan proses pembelian bahan bakar.

Melalui layanan tersebut, para pemilik kendaraan tidak perlu repot-repot ke stasiun pengisian bahan bakar. Sebab Pertamina akan mengantarkan bahan bakar secara langsung ke rumah konsumen.