Tips Lebaran Hemat di Tengah Krisis Virus Corona

26/05/2020, 11:43 WIB
Bagikan:
Penulis Alek Kurniawan | Editor Dana Delani

Hari Raya Lebaran kerap dirayakan dengan saling berbagi bingkisan kepada sanak saudara dan tetangga. Bingkisan ini pun bisa berupa makanan, barang-barang kebutuhan pokok, atau juga berupa uang tunai. Maknanya adalah saling berbagi di hari kemenangan.

Namun, di tengah krisis seperti sekarang ini mungkin pendapatan sebagian orang akan berkurang akibat dampak pandemi virus corona. Untuk itu, kamu sebaiknya perlu berjaga-jaga dengan cermat dalam mengelola keuangan, termasuk pengeluaran saat Lebaran.

Lalu, bagaimana caranya agar bisa lebih menghemat pengeluaran pada Lebaran tahun ini? Pos pengeluaran mana saja yang sekiranya bisa dikurangi?

Pengeluaran mudik

Pertama-tama, pos pengeluaran yang bisa kamu kurangi adalah biaya mudik. Seperti diketahui bersama, pemerintah Indonesia telah melarang aktivitas mudik ke kampung halaman pada tahun ini.

Meskipun ada rasa sedih karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar, kamu juga bisa melihat peluang lain yang bisa dimanfaatkan, yakni menghemat biaya. Mudik tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.Oleh karena itu, kamu bisa mensubstitusikan pengeluaran ini ke hal lain yang lebih mendesak.

Cermat dalam berbelanja

Selain itu, hal yang harus kamu lakukan berikutnya adalah memilah mana yang harus dibeli dan yang tidak perlu dibeli untuk menyambut Lebaran. Sebagai contoh, kamu bisa memangkas sekitar 50 persen pengeluaran membeli baju baru pada tahun ini.

Sisanya, kamu bisa menyimpan uang tersebut atau digunakan untuk membeli barang lain yang dibutuhkan, misal sembilan bahan pokok (sembako).

Teliti pemanfaatan uang THR

Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan hak yang bisa didapati oleh karyawan sebuah perusahaan. Beruntunglah bila kamu masih mendapatkan THR di tengah pandemi seperti sekarang ini. Pasalnya, ada beberapa perusahaan yang mengeluarkan kebijakan penundaan pemberian THR.

Nah, untuk itu sebaiknya gunakan uang THR ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai khilaf membeli sesuatu barang yang tidak perlu.