Tak Hanya Meningkatkan Imun, Tidur Jam 10 Malam Bikin Panjang Umur

27/05/2020, 16:00 WIB
Bagikan:
Penulis Hotria Mariana | Editor Mikhael Gewati

Pada masa pandemi virus Covid-19 ini, menerapkan pola hidup sehat menjadi suatu hal yang begitu penting untuk dilakukan. Mencukupi kebutuhan tidur adalah salah satu penerapannya.

Dilansir dari Live Strong, Sabtu (18/4/2020), konsultan tidur Michael Breus mengatakan, tidur membantu meningkatkan pertumbuhan sel imun dalam tubuh.

Itu karena saat tidur tubuh akan memproduksi sel T, yakni jenis sel darah putih yang memainkan peranan penting dalam respons sistem imun terhadap patogen atau parasit.

Bahkan, jika Anda tidur tepat waktu dapat memberikan manfaat lebih dari sekadar meningkatkan kekebalan tubuh, tapi juga memperpanjang usia.

Pakar kesehatan tubuh Shawn Stevenson dalam Yahoo! Life, Jumat (27/2/2015) mengatakan, secara biologis tubuh manusia dipengaruhi pola matahari, yakni tidur waktu malam dan bangun untuk beraktivitas saat pagi hari. Ritme ini disebut sebagai sirkadian alami.

Semakin dekat dengan pola matahari, energi yang didapat tentu akan semakin baik. Maka dari itu, Shawn merekomendasikan jadwal tidur pukul 10 malam.

Bila menilik metode pengobatan Tiongkok, setiap organ dalam tubuh ternyata memiliki jam kerjanya masing-masing.

Ahli akupuntur asal Los Angeles Mona Dan lewat Well and Good, Rabu (1/8/2018) menjabarkan pembagian jam kerja tersebut. Ia membagi menjadi tiga, yakni pagi, siang, dan malam hari.

Pada pagi hari, pukul 03.00 hingga 11.00, organ seperti paru-paru, usus besar, perut, pankreas, limpa menjalankan fungsinya. Kemudian, jam 11.00 hingga 19.00 giliran jantung, usus kecil, kandung kemih, dan ginjal yang bekerja.

Malam hari adalah waktu bagi organ-organ penting, seperti pericardium (selaput jantung), kantung empedu, dan hati melakukan tugasnya. Dimulai dari jam 19.00 – 21.00, di mana pericardium memproduksi cairan yang membantu jantung bergerak lebih mudah.

Kemudian pukul 22.00 – 01.00 kantung empedu bertugas mengeluarkan empedu dan mencerna lemak sehat. Saat organ ini bekerja, hati atau lever ikut mengeluarkan racun hasil metabolisme tubuh hingga pukul 03.00. Sepanjang waktu ini, sel-sel tubuh lainnya juga akan beregenerasi.

Oleh karena itu, agar seluruh organ dapat menjalankan fungsinya dengan optimal, sebaiknya hentikan aktivitas sejak pukul 10 malam. Termasuk tidak menonton televisi, apalagi mengonsumsi makanan.

“Kita sudah harus benar-benar tertidur pada jam 11 malam. Jika tidak, fungsi hati dan metabolisme tubuh akan kacau. Apalagi bila masih mengonsumsi makanan. Saat hati mengeluarkan racun, kita justru memasukkan makanan dan membuat organ hati bekerja lagi,” jelas Antony Kiro, CEO Mediabetea dalam artikel Kompas.com, Jumat (25/9/2015).

Mengingat untuk sampai ke fase terlelap butuh waktu, pakar kesehatan tubuh Shawn Stevenson kembali memberikan beberapa tips demi tidur yang berkualitas.

Pertama, berhenti mengecek ponsel. Sinar biru pada layar gadget menjadi penyebab mata terus terjaga.

Kedua, perhatikan apa pun yang Anda konsumsi saat malam hari. Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein.

Terakhir, biasakan rutin berolahraga minimal 10 menit setiap hari. Rajin olahraga dapat memperbaiki kualitas tidur seseorang.

Jadi, selain meningkatkan imunitas, tidur lebih awal juga membuat tubuh menjadi lebih sehat. Dengan begitu, umur bisa panjang.