Ajak Ngobrol Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental

29/05/2020, 10:00 WIB
Bagikan:
Penulis Yakob Arfin Tyas Sasongko | Editor Mikhael Gewati

Pada dasarnya setiap orang biasanya pernah berbicara dengan diri sendiri. Setidaknya itu dilakukan dalam hati, misalnya untuk memotivasi diri saat hendak melakukan sesuatu.

Demikian juga ketika sedang berpikir, ini sesungguhnya merupakan bentuk berbicara kepada diri sendiri dalam batin.

Kamu juga bisa mencoba untuk berbicara kepada diri sendiri dengan suara keras. Pada dasarnya bicara dengan suara keras adalah perpanjangan batin yang dimiliki dengan diri sendiri.

Meskipun berbicara kepada diri sendiri dengan suara keras membuat kamu agak aneh, namun hal itu membawa dampak positif terhadap kesehatan mental.

Apalagi saat ini sebagian pekerja terpaksa melakukan aktivitas pekerjaannya dari rumah (work from home) karena dampak pandemi Covid-19.

Dilansir dari Fox, peneliti Keio University di Tokyo mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat yang menjalani WFH justru mengalami gangguan ringan terhadap kesehatan mental.

Misalnya sulit memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi serta kesulitan berkomunikasi dengan rekan kerja.

Lantas, mengapa bicara pada diri sendiri di masa pandemi terbilang penting untuk kesehatan mental? Berikut ini alasannya.

Membantu meraih target

Perlu dicatat, bicara pada diri sendiri bukanlah tanda hilangnya kesehatan jiwa. Pep talk alias kalimat singkat dengan diri sendiri serta mengulang afirmasi positif di depan kaca sangat membantu kamu dalam meraih target.

Ketika WFH mulai mengalami jenuh atau demotovasi, maka inilah saatnya untuk menyerukan pada diri sendiri bahwa sanggup menuntaskan pekerjaan.

Misalnya mengucapkan "ayo" atau "kamu bisa melakukannya" pada diri mereka sendiri sembari bicara di depan cermin. Atau sambil menepuk-nepuk bahu seolah sedang memotivasi orang lain.

Lebih baik dalam memprioritaskan

Ketika kamu merasa jenuh dengan tumpukan pekerjaan yang harus diselesaikan, berbicara pada diri sendiri bisa sangat membantu.

Mengulang-ulang target pekerjaan dengan suara keras membantumu melakukan pekerjaan secara berurutan berdasarkan tingkat kepentingannya.

Perhatianmu akan seluruhnya mengarah ke sana serta memacu pikiran agar segera menyelesaikannya.

Menenangkan diri sendiri

Jika kamu bisa menghadapi situasi yang sangat sulit dengan sikap tenang serta menyelesaikan proyek sesuai target, maka berilah sedikit waktu untuk memuji diri sendiri.

Pujian itu bukan untuk menjadikan diri jumawa, melainkan sebuah langkah apresiasi agar pada saat menghadapi tantangan selanjutnya, secara mental kamu siap menuntaskan tanggung jawab yang akan dipercayakan.  

Itu adalah cara yang baik untuk memproses pikiranmu secara jernih dan memberikan diri sendiri pujian ketika diperlukan.

Jadi, berbicara kepada diri sendiri merupakan hal normal, dapat pula merefleksikan persoalan psikologis yang memerlukan perhatian serius.

Sebab kamu sendiri yang dapat menetapkan, apakah yang terjadi merupakan hal wajar saja, atau sudah berlebihan. Dengan menerapkan bicara pada diri sendiri, niscaya kesehatan jiwa tetap terjaga di masa pandemi ini.