Agar Tangan Tak Kering Akibat Sering Cuci Tangan, Rajin-rajinlah Gunakan Pelembab  

30/05/2020, 10:00 WIB
Bagikan:
Penulis Yakob Arfin Tyas Sasongko | Editor Mikhael Gewati

Selain menerapkan jarak fisik (physical distancing) serta disiplin menggunakan masker, rutin mencuci tangan selama 20 detik juga menjadi hal wajib dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Hal itu merupakan salah satu prinsip dasar pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang tak boleh diabaikan.

Sebelum Covid-19 mewabah, mungkin kamu mencuci tangan hanya saat sebelum makan dan sesudah makan, atau saat tanganmu benar-benar terlihat kotor. Kini kamu wajib mencuci tangan setiap saat dan sesering mungkin agar terhindar virus corona.

Namun, terlalu sering mencuci tangan baik dengan sabun atau hand sanitizer ternyata bisa membuat kulit tanganmu menjadi kasar dan mengelupas. Beberapa orang bahkan tangannya mengalami peradangan seperti bercak merah karena eksim.

Jadi apa yang harus dilakukan agar kulit tangan tetap sehat, tidak pecah-pecah, dan tidak kasar?

Melansir Kompas.com, Minggu (29/3/2020), dokter spesialis kulit dari Mayo Clinic, Alina Bridges menjelaskan beberapa langkah.

Menurut Bridges, kulit tangan memiliki minyak alami sebagai pelindung yang membuat tangan terjaga kelembutan dan kelembabannya.

"Di tanganmu ada minyak sebagai pelindung kulit, tapi saat kamu terlalu sering mencuci tangan, minyak alami akan hilang dan kemudian kulit tanganmu mulai kering, pecah, dan kasar,” katanya.

Beberapa orang bahkan cenderung memiliki kulit tangan yang lebih mudah kering. Selain tu, ada pula yang berisiko muncul kutil jika tak segera melembabkan kulit.

Segera bantu dengan pelembab

Pertahanan terbaik untuk melawan kulit kering ialah dengan cara melembabkan kulit tangan setelah mencucinya.

“Memakai pelembab sesaat setelah mencuci tangan membantu mencegah kekeringan terjadi,” kata Bridges.

Selain itu, usahakan untuk tidak terlalu mengeringkan tangan setelah mencucinya. Kamu bisa menepuk-nepuk tangan hingga agak mengering, tapi biarkan tetap lembab hingga kamu mengoleskan krim pelembab pada kulit tangan.

Krim pelembab akan bekerja lebih baik saat kulit masih dalam keadaan sedikit basah atau lembab.

Pertimbangkan untuk menggunakan krim tangan

Bridges juga menjelaskan bahwa sebagian besar losion berbahan dasar air, yang berarti dapat membuat kulit semakin kering.

Sementara itu, produk yang berlabel sebagai krim tangan biasanya berbasis minyak sehingga lebih efektif melembabkan.

Saat memilih krim tangan, pastikan produk bebas iritasi seperti retinol atau yang diberi label "anti-penuaan."

Jika kamu memiliki tangan yang sensitif, pilihlah produk bebas pewangi yang mengandung dimetikon, asam poliuronat, atau shea butter.

Kamu juga bisa mencoba Tree Hut hand cream dengan kandungan utama organic shea butter tersertifikasi.

Selain itu krim tangan tersebut tak mengandung paraben, sulfat, microbeads, ftalat, dan petrolatum, sehingga mampu membersihkan, mengeksfoliasi, nenutrisi, sekaligus melembabkan, dan aman untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Kandungan shea butter pada hand cream dianggap mampu memberikan kelembaban yang intens tapi dengan formulasi yang tidak lengket di tangan, sehingga nyaman dipakai.

Selain hand cream, ada pula Shea Moisturizing Body Wash, dan Shea Sugar Scrub yang mampu mengangkat sel-sel kulit mati.

Sejauh ini apakah kamu mengalaminya? Barangkali ada yang mengalami kulit kering, tetapi ada juga yang tidak karena setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda.

Oleh karena itu tetaplah pertahankan kebiasaan baik mencuci tangan, bahkan bila nanti masa pandemi ini berakhir. Selain itu terapkan pula prinsip PHBS, karena menjaga kebersihan diri adalah kunci melawan pandemi.