Redakan Stres Selama Karantina Diri dengan Menyantap 5 Makanan Ini

29/05/2020, 17:15 WIB
Bagikan:
Penulis Aditya Mulyawan | Editor Sheila Respati

Stres dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk karena situasi pandemi yang terjadi saat ini. Terbatasnya ruang gerak di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kerap memicu rasa bosan yang berujung stres.

Saat merasa stres, banyak orang yang coba meredakannya dengan makan atau biasa dikenal sebagai stress eating. Sayangnya, mereka yang stress eating kebanyakan mengonsumsi makanan yang kurang sehat secara berlebihan. Meski dapat meredakan stres sesaat, konsumsi makanan tidak sehat dapat memicu berbagai penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

Meski demikian, bukan berarti Anda tidak bisa “lari” ke makanan saat merasa stres. Makanan dapat menjadi senjata yang ampuh untuk mengatasi stres jika memilihnya dengan bijak. Faktanya, ada beberapa makanan yang dikenal ampuh untuk mengatasi stres.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau dan berdaun seperti bayam dan kangkung dikenal ampuh sebagai makanan yang mampu meredakan stres. Hal tersebut dikarenakan kandungan folat yang dimilikinya. Folat adalah bentuk vitamin B kompleks yang membantu tubuh memproduksi dopamin, senyawa kimiawi di otak yang berpengaruh terhadap munculnya rasa menyenangkan.

Selain itu, riset yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders (2012) menunjukkan bahwa individu yang mengikuti diet tinggi folat cenderung tidak menunjukkan gejala depresi. Oleh karena itu, sayuran hijau bisa jadi pilihan makanan yang tepat saat Anda merasa stres.

Cokelat Hitam

Jika Anda gemar cokelat, sepotong cokelat hitam bisa jadi pilihan tepat saat Anda merasa stres. Melansir Kompas.com (27/5/2020), sebuah penelitian menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat memberikan efek positif pada otak serta kekebalan tubuh dan mata.

Akan tetapi, Anda perlu memperhatikan kandungan cokelat hitam yang dikonsumsi. Pada penelitian tersebut, para peneliti menggunakan cokelat hitam dengan kandungan kakao sebesar 70 persen. Artinya, varian cokelat hitam yang dapat meredakan stres rasanya sedikit lebih pahit karena hanya mengandung gula atau susu sebanyak 30 persen.

Teh

Minum secangkir teh hangat dapat menjadi salah satu alternatif pereda stres. Sebuah penelitian di Jepang menyebutkan, seseorang yang mengonsumsi 4 gelas teh setiap harinya mengalami penurunan hormon kortisol dalam situasi yang memicu stres.

Ada beberapa jenis teh yang dapat menurunkan gejala stres dan kecemasan. Misal saja teh ekstrak kamomil yang mampu menurunkan gejala kecemasan (generalized anxiety disorder/GAD). Kemudian ada teh lavender yang dapat menstabilkan suasana hati, serta teh hijau dengan kandungan l-theanine dan asam amino yang dapat meredakan kecemasan.

Ikan Salmon

Asam lemak omega-3 kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, terutama untuk otak. Sayangnya, asam lemak omega-3 tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga hanya bisa didapatkan dari asupan makanan. Salah satu makanan yang mengandung asam lemak omega-3 adalah ikan salmon.

Terkait stres, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan seperti salmon yang mengandung asam lemak omega-3 dapat mengurangi depresi. Selain itu, salmon juga dapat membantu memerangi peradangan dalam tubuh yang berperan dalam memicu depresi.

Yogurt

Keberadaan bakteri jahat yang ada dalam sistem pencernaan tubuh dapat memicu stres. Hal tersebut karena otak mengirimkan sinyal menuju usus, sehingga gangguan pencernaan dapat memicu stres dan sebaliknya.

Berdasarkan penelitian University of California, Los Angeles, Amerika Serikat (2013), konsumsi probiotik seperti yogurt dapat mengurangi aktivitas otak di daerah yang menangani emosi, termasuk stres. Selain itu, mengonsumsi yogurt juga dapat meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang mampu memberikan rasa nyaman saat merasa stres.