Mumpung di Rumah, Saatnya Kelola Privasi dengan Memilih "Browser" yang Aman  

30/05/2020, 13:03 WIB
Bagikan:
Penulis Inang Shofihara | Editor Mikhael Gewati

 

Selama kurang lebih tiga bulan ini, sebagian masyarakat Indonesia menjalani hidupnya lewat bantuan internet.

Sebab, adanya Covid-19 membuat aktivitas, seperti bekerja, belajar, berbelanja, dan lainnya dilakukan dari rumah alias menggunakan internet.

Namun demikian, aktivitas yang mudah lewat internet bisa memiliki efek negatif karena saat ini banyak kasus kebocoran data pribadi, pelacakan aktivitas, hingga pencatatan perilaku di internet.

Sebagai contoh, kasus yang dilakukan Cambridge Analytica pada pemilihan presiden Amerika pada 2016 adalah bukti bagaimana penyalahgunaan data pribadi bisa sangat berbahaya.

Maka dari itu, sangat penting bagi setiap orang untuk melindungi privasi dalam beraktivitas di internet.

Ada beberapa cara aman beraktivitas di internet, seperti mengurangi publikasi informasi pribadi di internet, mematikan fitur lokasi bila tidak diperlukan, hingga menggunakan peramban yang tidak merekam dan menyimpan data pribadi.

Untuk browser atau peramban apa saja yang aman digunakan, tim terhubungdarirumah.com sudah merangkumnya. Berikut beberapa peramban tersebut.

Ghostery

Ghostery merupakan aplikasi peramban yang bekerja dengan mengeblok iklan dan cookies (serangkaian pengaturan atau preferensi yang disimpan di komputer oleh situs yang dikunjungi).

Selain itu, aplikasi ini juga akan membeberkan pelacak mana saja yang sudah diblok dan berapa banyak alat yang dipasang sebuah situs pada peramban pengguna.

Tak hanya itu, Ghostery memungkinkan pula pengguna untuk mengatur tindakan kepada pelacak atau membiarkan sistem dari Ghostery yang menanganinya.

Saat ini, Ghostery dapat digunakan di Android dan iOS. Untuk pengguna Windows, Ghostery tersedia dalam bentuk ekstensi peramban.

Tor Browser

Aplikasi yang dikembangkan The Tor Project ini memiliki misi untuk beraktivitas di internet tetap anonim.

Komunitas ini mengatur aktivitas peramban dengan serangkaian navigasi rumit dan jaringan terenkripsi yang susah untuk orang lain melacaknya.

Usai menggunakan peramban ini, fiturnya akan langsung menghapus cookies dan riwayat. Hal ini membuatnya seperti fitur “private mode” dalam posisi default.

Selain itu, Tor juga dapat digunakan di sebuah negara di mana internetnya diblok atau disensor.

Saat ini, Tor dapat digunakan lewat Windows, Android, dan macOS.

Firefox

Peramban yang cukup populer setelah Google Chrome ini juga memiliki fitur menghapus cookies secara default.

Hal itu memungkinkan kode-kode yang ditinggalkan pengiklan di komputer untuk mencari detail pengguna jadi terhapus.

Peramban ini juga memberikan banyak informasi mana saja situs yang meninggalkan cookies, merekam, dan melacak selama aktivitas di internet.

Saat ini, Firefox dapat digunakan di Windows Android, iOS, dan macOS.

Brave

Ini adalah peramban yang dibuat oleh pengembang dari Firefox Brendan Eich dengan misi menghindarkan pengguna dari pelacak dan menyediakan iklan yang aman.

Misi ini cukup sulit untuk dilakukan sehingga Brave memunculkan ide untuk memberikan iklan yang aman sebagai bantuan kepada pembuat konten.

Walau begitu, secara default, peramban ini akan mengeblok iklan dan memberikan aturan ketat pada situs yang menggunakan cookies dan tracking scripts.

Saat ini, Brave sudah tersedia untuk Windows, Android, iOS, dan macOS.

Itulah beberapa peramban yang aman dalam melindungi privasi. Dengan ini, terhubung dari rumah bukan saja mudah, tapi juga aman.