Berbisnis Rumahan Selama Pandemi, 4 Strategi Promosi Ini Efektif Diterapkan  

31/05/2020, 09:00 WIB
Bagikan:
Penulis Yakob Arfin Tyas Sasongko | Editor Mikhael Gewati

 

Memulai bisnis rumahan ternyata bisa menjadi salah satu alternatif sumber pendapatan selama masa pandemi Covid-19.

Bisa dibilang, bisnis tersebut cukup praktis dilakukan dan cocok sebagai pekerjaan sampingan atau utama.

Selain menambah pundi-pundi, bisnis rumahan menjadi salah satu aktivitas produktif selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Untuk memulainya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari ide bisnis rumahan apa yang bisa dilakukan.

Selanjutnya, susunlah strategi promosi yang tepat agar kamu tetap bersaing dengan pelaku bisnis rumahan lainnya.

Asal tahu saja, strategi berdagang itu ada banyak jenisnya. Jangan takut untuk memulai, namun pelajari strategi mana yang paling efektif dan efisien.

Promosi langsung dari mulut ke mulut

Saat ini memang serba digital, namun jangan remehkan cara tradisional ini. Ternyata metode promosi dari mulut ke mulut masih cukup efektif.

Mengapa demikian? Alasannya sederhana, karena sangat mudah dan murah diterapkan.

Hal yang perlu diingat, lakukan promosi tersebut dengan cara yang benar dengan menerapkan prosedur keamanan seperti memakai masker saat kamu keluar rumah.

Selanjutnya promosikan sampel produk dengan cara mendatangi beberapa rumah tetangga atau beberapa kerabat dekat.

Misalnya, kamu jualan kue atau masakan lauk pauk, bagikan tester makanan tersebut ke tetangga, kerabat atau teman kantor.

Jangan lupa sertakan juga harga, diskon dan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pesan kue. Semakin banyak orang yang mengenal produk, maka peluang mendapatkan pembeli baru semakin terbuka lebar.

Promosi via media sosial

Mengutip Kompas.com, Sabtu (16/5/2020), manfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, Line dan TikTok untuk promosi jualan adalah pilihan tepat.

Apabila kamu tak ingin membuat akun sosmed khusus produk jualan, itu tak jadi soal. Cukup gunakan akun sosmed pribadi dan dapatkan calon pembeli dari kontak teman dan kerabat.

Namun perlu diingat, buatlah materi caption dan foto produk semenarik mungkin agar mendapat respon calon pembeli.  

Cara tersebut rupanya juga efektif apabila kamu punya banyak followers. Cobalah untuk sekreatif mungkin dan seagresif mungkin melakukan promosi via sosial media.

Jualan di marketplace

Di era digital saat ini jumlah marketplace di Indonesia semakin banyak. Agar usaha rumahanmu semakin laris dan banyak pembeli, cobalah berjualan di marketplace.

Kuncinya tak boleh malas, pelajari bagaimana pola sekaligus cara berjualan di marketplace. Lakukan riset, pelajari cara gratis dari internet, lalu praktikkan sendiri. Mulai dari membuat logo produk, cara unggah foto produk, menyusun deskripsi produk hingga metode pembayaran/pengiriman.

Selain itu, kamu bisa memanfaatkan lebih dari satu marketplace untuk berjualan. Kalau kamu memiliki budget biaya promosi, pasang iklan saja di marketplace tersebut agar produk bisnismu bisa ada di halaman utama pencarian.

Titip produk ke warung

Selain marketplace, kamu juga bisa memanfaatkan warung-warung yang ada di sekitar tempat tinggalmu lho.

Hal penting yang perlu dilakukan adalah membuat kesepakatan dengan pemilik warung, serta memberikan komisi yang sesuai.

Tak kalah penting lagi, perhatikan kualitas produk jualanmu serta melengkapinya dengan contact person atau akun media sosial pada kemasan produk. Hal ini akan menguntungkan jika ada pembeli tertarik memesan dalam jumlah banyak

Nah, itulah empat strategi yang bisa kamu pertimbangkan untuk memulai bisnis rumahan agar tetap produktif selama masa pandemi ini. Selain melakukan strategi ini, mempertahankan kualitas serta kreativitas bisnis harus tetap kamu lakukan.

Bila kualitas selalu terjaga, maka percaya saja bahwa usaha yang kamu jalankan akan semakin pesat. Semangat berbisnis, semangat lawan pandemi.