Kita adalah Cerita Kita

11/06/2020, 11:30 WIB
Bagikan:
Penulis Admin | Editor Admin

 

 

Sadar atau tidak, pada akhirnya, kita adalah cerita kita. Terlepas apakah kita bersengaja atau tidak.

 

Cerita kita adalah pesan kita. Bagi yang lain.

Bagi yang kita tinggalkan.

 

Bagaimana kita bisa bercerita dengan sadar? Bagaimana kita bisa bercerita dengan bersengaja?

 

Dengan benar-benar masuk.

Dengan benar-benar mengalami dengan tulus.

Dengan berkesadaran - berlatih dan berserah menuju kondisi sadar.

 

Apapun yang kita alami.

Hanya dengan tulus merasakan. Kita bisa dengan jernih memilih.

 

Bercerita itu memilih.

Memilih artinya kita peduli untuk senantiasa baru di setiap saat. Tidak otomatis bertindak.

Tidak ternaungi oleh kebiasaan.

 

Namun bersengaja memilih. Memilih dengan jernih.

 

Bukan kebetulan akar kata intelegensia, adalah kemampuan untuk memilih. Memilih niat yang akan diambil

Memilih langkah yang akan diderap. Memilih karya yang akan dibagi.

Memilih tuan yang akan dilayani.

Memilih apakah ini untuk keakuan kita, atau ini untuk rahmat bagi semesta.

 

Berceritalah tanpa perlu menceritakan kita itu siapa. Berceritalah dengan sadar

Berceritalah untuk menjulang, bukan untuk meninggikan, tapi untuk kian dekat dengan Yang Maha Tinggi.