Sering Keluar Rumah, Jangan Lupa Jaga Kebersihan Rambut

20/06/2020, 09:34 WIB
Bagikan:
Penulis Annisa Dea | Editor Sri Noviyanti

Selain tangan dan kulit, rambut menjadi salah satu bagian tubuh yang cukup terekspos saat kita pergi dan beraktivitas di luar rumah.

Meskipun belum ada penelitian yang mengonfirmasi virus corona bisa menempel di rambut, tetap ada kemungkinan virus itu dapat bertahan dalam jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya kalau kita juga memperhatikan kebersihan rambut untuk mencegah penularan virus corona. Apalagi buat kamu yang sering beraktivitas di luar rumah.

Namun, bukan berarti kamu harus keramas setiap kali pulang dari luar rumah. Berikut dermatolog asal Amerika Serikat Dr. Hadley King, membagikan kiat-kiat agar rambut tidak menjadi sarana penularan Covid-19, seperti dilansir dari refinery29.com, Jumat (27/3/2020).

Cukup dengan sampo biasa

Untuk membersihkan rambut di masa pandemi virus corona saat ini, Dr. King mengatakan, kita tidak memerlukan sampo dengan kandungan khusus. Sampo biasa yang dijual dipasaran saat ini sudah cukup efektif untuk membersihkan rambut.

Menurutnya, semua sampo mengandung surfaktan yang dapat menghilangkan kotoran, minyak, bakteri, dan virus dari rambut.

Hindari sering menyentuh rambut

Menurut King, pada dasarnya rambut dikepala lebih minim risiko terpapar virus. Sebab rambut dilindungi oleh minyak alami dari kulit kepala. Minyak tersebut mengandung antimikroba yang dapat mengurangi jumlah mikroba yang menempel di helaian rambut.

Namun, risiko akan tetap ada jika kamu sering menyentuh rambut dengan tangan yang terkontaminasi. Bukan tidak mungkin, semua virus dan bakteri yang menempel di tangan akan berpindah ke rambut jika kamu terus memegangnya.

Karenanya, saat keluar rumah sebisa mungkin jangan menyentuh rambut, bahkan jika rambut berantakan. Biarkan saja, jangan menyentuhnya.

Mengikatnya saat keluar rumah

Jika kamu memiliki rambut panjang atau poni yang menutupi dahi, ada baiknya rambut dikuncir agar tidak menyentuh rambut. Begitu pula dengan poni yang menutupi dahi. Sebaiknya dijepit atau mengenakan bando.

Dengan begitu kamu tidak akan sering-sering menyentuh rambut dan wajah dengan tangan saat di luar rumah.

Rajin membersihkan sisir

Secara umum, kata King, virus tidak dapat berkembang pada permukaan rentan keropos, seperti rambut. Akan tetapi, ada situasi yang memungkinkan rambut menjadi sarana penularan virus.

Contohnya, rambut mati yang terkumpul di sisir atau di atas meja. Jika rambut itu membawa virus dan bersentuhan dengan benda-bedan tadi, ada potensi virus berpindah tempat dan bertahan hidup selama beberapa hari.

Untuk itu, usahakan sering membersihkan rambut mati yang tersisa di sisir. Kemudian bersihkan sisir dengan mencucinya menggunakan air hangat dan sampo.