Bersepeda Sedang Tren saat “New Normal”, Ini Cara Agar Tidak Tertipu saat Beli Sepeda Seken

22/06/2020, 23:17 WIB
Bagikan:
Penulis Anggara Wikan Prasetya | Editor Sheila Respati

Bersepeda menjadi aktivitas yang digemari banyak orang saat pandemi Covid-19, terutama saat masuk new normal.

Itu karena bersepeda menjadi olahraga yang bisa dilakukan dengan cukup fleksibel tanpa terikat tempat dan waktu.

Dengan bersepeda, orang-orang bebas melakukannya kapan pun di mana pun, selama lokasi bisa atau boleh dilalui sepeda.

Sementara itu untuk olahraga lain, seperti berenang atau nge-gym, banyak tempat yang masih ditutup karena pandemi Covid-19.

Bersepeda yang kembali nge-tren pun membuat banyak orang berbondong-bondong membeli sepeda agar bisa melakukan aktivitas itu.

Bagi yang punya uang cukup, maka mereka bisa membeli sepeda baru di toko-toko sepeda. Namun, tidak sedikit orang yang mencari sepeda seken dengan harga lebih murah.

Meski demikian, kehati-hatian tetap diperlukan saat membeli sepeda seken. Itu karena kemudahan transaksi masa kini juga membuat peluang terjadinya penipuan makin besar.

Nah, agar tidak tertipu saat hendak membeli sepeda seken, beberapa langkah berikut ini bisa dilakukan:

1 Utamakan COD atau ketemuan

Salah satu cara paling aman untuk bertransaksi, salah satunya membeli sepeda seken adalah dengan cash on delivery atau bertemu langsung dengan penjual.

Dengan cara ini, kamu akan tahu kalau barang yang dijual benar-benar ada, bukan sekadar fotonya saja.

Selain itu, kamu bisa cek sepeda seken itu terlebih dahulu. Setelah cocok, baru lakukan pembayaran.

2 Jangan tergiur dengan harga murah di media sosial

Media sosial, seperti Facebook dan Instagram kini juga dimanfaatkan orang-orang untuk menjual barangnya. Terlebih, Facebook kini punya fitur Marketplace.

Meski demikian, jangan tergiur dengan harga murah yang ditawarkan di sana dan langsung membeli tanpa pikir panjang.

Boleh mencari sepeda seken di media sosial. Tetapi agar aman, ajak penjual untk COD atau ketemuan. Jika ia menolak dengan 1.001 alasan, maka batalkan transaksi.

3 Jangan langsung transfer uang

Biasanya, kasus penipuan yang lazim terjadi adalah, korban diminta mentransfer uang ke rekening pelaku.

Setelah transfer dilakukan, penipu pun langsung menghilang bagai ditelan bumi. Uang pun hilang tak berbekas dan barang tak pernah sampai.

Maka dari itu, jangan mau kalau kamu diminta mentransfer sejumlah uang saat membeli barang via online, meski penjual mengatakan akan mengirim barang sampai ke rumah.

Jika sudah telanjut mentransfer uang dan penjual malah menghilang, maka sangat sulit untuk mendapat uang kembali.

Itu dia beberapa kiat agar tidak mudah tertipu saat hendak membeli sepeda seken. Jangan sampai ingin sehat dengan membeli sepeda, malah menjadi stress karena tertipu.