Tidak Harus di CFD, Ini Rekomendasi Cara Olahraga yang Aman di Ruang Terbuka

24/06/2020, 12:18 WIB
Bagikan:
Penulis Anggara Wikan Prasetya | Editor Sheila Respati

Sebelum Covid-19 menjadi pandemi dan hadir di tengah masyarakat Indonesia, setiap akhir pekan warga Jakarta dapat menikmati kegiatan car free day (CFD).

CFD diselenggarakan mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB. Pada waktu tersebut warga Jakarta dapat berolahraga, baik sendirian atau bersama komunitas, di sepanjang Jl. Jenderal Sudirman-Thamrin tanpa gangguan kendaraan bermotor.

Setelah ditiadakan semenjak Maret 2020 demi mencegah kerumunan dan potensi terjadinya penularan Covid-19, Minggu (21/6/2020) CFD Jakarta kembali diadakan.

Namun, pembukaan kembali CFD di tengah masa transisi PSBB ke kenormalan baru tersebut menuai kritik. Sepanjang jalan Sudirman-Thamrin dipadati warga. Parahnya lagi, anjuran untuk menjaga jarak aman yang merupakan salah satu protokol kesehatan wajib, diabaikan.

Bahkan, banyak anak-anak di bawah 9 tahun dan orang lanjut usia yang rentan terpapar Covid-19 kedapatan ikut meramaikan CFD.

Nah, berolahraga di acara seperti CFD memang seru. Namun, jika kondisinya padat pengunjung dan jadi sulit menjaga kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan, rasanya kurang bijak juga berolahraga di sana.

Berolahraga di ruang terbuka tidak harus di kegiatan seperti CFD atau tempat-tempat olahraga kekinian yang pasti dituju banyak orang. Berikut anjuran berolahraga di ruang terbuka yang aman saat new normal.

1. Olahraga di tempat yang sepi

Tempat-tempat seperti Gelora Bung Karno dan CFD Jakarta memang menjadi lokasi favorit berolahraga. Namun, tempat-tempat tersebut pasti ramai pengunjung.

Ingat, menghindari kerumunan merupakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi selama pandemi Covid-19. Jadi, lebih baik pilih tempat terbuka, tetapi sepi pengunjung supaya aman.  

Tujuan untuk berolahraga adalah menjaga kesehatan. Jadi, asalkan tempat yang dipilih nyaman dan mendukung maksimalnya olahraga, sudah cukup.

2. Tetap membawa masker

Saat berolahraga di tempat yang sepi kamu memang bisa bebas berlari tanpa mengenakan masker. Namun, tidak berarti masker bisa ditinggal di rumah.

Memang, alat pelindung diri ini bisa dilepas saat tidak ada orang. Namun saat ada orang lain mendekat, termasuk hanya lewat, segera kenakan masker untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Selain itu masker bisa membantu menjaga keamanan dari penularan selama perjalanan pergi dan pulang dari lokasi olahraga.

3. Berolahraga seorang diri

Meski lokasi olahraga cukup sepi, rasanya upaya melindungi diri dari Covid-19 akan percuma apabila tetap mengajak orang lain untuk ikut berolahraga.

Itu karena kita tidak akan pernah tahu apakah orang yang diajak itu bebas Covid-19 atau tidak, mengingat banyak penderita tidak bergejala.

Maka dari itu, untuk sementara lebih baik olahraga sendiri dahulu. Syukuri saja kesempatan untuk bisa olahraga di luar rumah. Kumpul-kumpul dengan komunitas olahragamu bisa dilakukan nanti setelah pandemi berlalu.