Sedang Heboh di Dunia Maya, Hagia Sophia Menyimpan Beberapa Fakta Menarik

11/07/2020, 18:17 WIB
Bagikan:
Penulis Nana Triana | Editor Mikhael Gewati

Nama "Hagia Sophia" sedang ramai dibicarakan netizen. Di google trend misalnya, keyword Hagia Sophia muncul dalam 10 pencarian teratas di Google Indonesia.

Begitu juga di Twitter, banyak netizen yang menciutkan hastag #HagiaSophia sehingga menjadi tranding topik.

Perlu kita ketahui, Hagia Sophia merupakan bangunan ikonik kota Istanbul Turki yang telah berdiri sejak 1500 tahun lalu. Kemudian apa yang membuat netizen heboh?

Ya, kehebohan jagat maya terjadi setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan resmi menjadikan Hagia Sophia menjadi masjid pada Jumat (10/7/2020).

Pernyataan itu disampaikan Erdogan beberapa jam setelah pengadilan tinggi negeri Turki membatalkan keputusan tahun 1934, yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum.

Melansir CBS News, Jumat (10/7/2020), langkah Erdogan mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid, menuai reaksi kontra dari berbagai kalangan.

Bahkan beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Yunani sudah lebih dulu mengungkapkan ketidaksetujuan perubahan fungsi dari Hagia Sophia. Meski begitu banyak juga yang mendukung keputusan Erdogan.

Asal tahu saja, ikon Istanbul abad keenam ini mulanya adalah gereja katedral, yang kemudian diubah menjadi masjid setelah penaklukan Konstantinopel (kini Istanbul) oleh kekaisaran Ottoman (Kekhalifahan Utsmani).

Saat Kekaisaran Turki Ottoman lengser dan diganti menjadi republik, Hagia Sophia lantas dikonversi menjadi museum pada 1934.

Hingga kini Hagia Sophia masih menjadi destinasi yang sering dikunjungi oleh wisatawan saat berkunjung ke Turki.

Nah, untuk itu tim indonesiaterhubung.id telah merangkum fakta menarik seputar Hagia Sophia dari berbagai sumber.

Sempat jadi bangunan dengan kubah terbesar di dunia

Jika melihat Hagia Sophia, bagian bangunan yang paling mencolok adalah kubah. Saat dibangun, Hagia Sophia sempat menjadi bangunan dengan kubah terbesar di dunia.

Di desain oleh arsitek Anthemius of Tralles and Isidorus of Miletus, kubah awal memiliki tinggi 161 meter dengan diameter 40 meter. Kemudian kubah ini roboh pada tahun 558.

Kemudian baru dibangun lagi menjadi lebih besar dengan tinggi 55 meter, ditopang tiang pancang dan kubah-kubah yang lebih kecil.

Arsitektur legendaris

Untuk memperkuat dan memperindah interior gereja, tiang-tiang dari Kuil Artemis yang telah lama ditinggalkan dan dihancurkan di Efesus, digunakan untuk Hagia Sophia.

Adapun Bahan bangunan tambahan mungkin juga berasal dari situs kuno di Baalbek dan Pergamum.

Sebagai masjid selama 500 tahun

Setelah perang salib berakhir dan Konstantinopel jatuh ke tangan kekaisaran Utsmaniyah pada 1453, fungsi Hagia Sophia sebagai katedral berubah menjadi masjid.

Beberapa fasilitas untuk mendukung ibadah kemudian ditambahkan. Mulai dari mihrab, mimbar, air mancur untuk wudhu, sejumlah menara, dapur, perpustakaan, makam, dan pondok Sultan. Beberapa fasilitas ini masih dapat dilihat sampai saat ini di Hagia Sophia.

Pada 1934, pendiri Turki modern Mustafa Kemal Atatürk memutuskan untuk merestorasi gereja dan masjid dari zaman Konstantinopel dan Utsmaniyah menjadi museum. Salah satunya adalah Hagia Sophia.

Lukisan mosaik Yesus dan Bunda Maria

Jejak Hagia Sophia sebagai Gereja Kristen Ortodoks Yunani dapat dilihat dari lukisan mozaik yang berada di beberapa bagian gedung. Kebanyakan di bagian atap. Lukisan ini berfokus pada Bunda Maria dan Yesus.

Saat menjadi masjid pada 1453, lukisan-lukisan tersebut ditutup dengan plester dan lukisan dekorasi. Baru pada 1935 dilakukan restorasi lukisan mozaik dengan membuka plester penutup. Proses ini dapat dilihat di dokumentasi yang dipajang pada dinding Museum Hagia Sophia.

Nah, itu dia fakta-fakta menarik dari Hagia Sophia. Tertarik untuk berkunjung?