Gonjang-ganjing Ekspor Benih Lobster, Yuk Ketahui Sejarah dan Manfaat Hidangan Lobster

12/07/2020, 18:30 WIB
Bagikan:
Penulis Nana Triana | Editor Mikhael Gewati

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali membuka kran ekspor benih lobster keluar negeri.

Keputusan KKP itu kemudian mendapat kritikan dari berbagai pihak karena dinilai kurang menguntungkan. Ini lantaran nelayan Indonesia bisa meraup lebih banyak keuntungan jika menjualnya dalam ukuran dewasa.

Namun kali ini, tim indonesiaterhubungid bukan akan membahas tentang pro kontra kebijakan itu, melainkan mengungkap sejarah dan manfaat dari lobster sendiri.

Saat ini, lobster menjadi salah satu makanan laut yang memiliki harga cukup mahal. Biasanya orang yang bisa membeli makanan berbahan dasar Lobster merupakan kalangan elit.

Namun tahukah kamu, kalau lobster yang cukup mahal ini ternyata sempat menjadi makanan orang miskin. Kok bisa?

Dilansir dari situs History, Lobster memiliki sejarah yang cukup panjang sampai akhirnya bisa menjadi santapan mahal orang-orang berduit.

Pada awal abad ke-16, lobster merupakan lambang kemiskinan para pemukim Eropa pertama datang ke Amerika Utara.

Di sana mereka mendapati tumpukan lobster setinggi dua kaki di daratan Teluk Massachusetts. Pada saat itu, jumlah lobster cukup berlimpah. Sampai-sampai para pendatang mengonsumsi lobster sebagai makanan sehari-hari, hingga bosan.

Karena jumlah lobster terus meningkat dan daya tampung yang kurang, orang-orang pada zaman dahulu menyebut lobster sebagai kecoa laut.

Daya tampung yang kurang, menjadikan lobster sebagai pupuk dan umpan pancing. Tak berhenti sampai disitu, lobster yang melimpah itu kemudian tidak ada harganya dan dianggap sebagai simbol kemiskinan.

Memasuki pertengahan tahun 1800-an harga lobster mulai dilirik sebagai makanan kaleng untuk dikirim ke Amerika Tengah. Di waktu yang sama, penduduk Amerika Tengah mulai berkunjung ke New England untuk mencari lobster segar.

Lobster segar ini kemudian menjadi primadona di kalangan turis. Hal inilah yang membuat restoran mulai menyajikan hidangan lobster dan pada akhir abad ke-18 harganya mulai naik.

Bahkan pada masa Perang Dunia II, lobster sudah menjadi hasil laut yang mahal dan dikenal dengan makanan mewah.

Sampai akhirnya sekarang harga 1 backpack yang isinya lebih kurang 8.000 ekor lobster senilai 2 unit motor Harley atau di kisaran Rp 2 - Rp 4 miliar di pasaran. Harganya yang fantasis menjadikan lobster sebagai primadona para eksportir untuk meraup keuntungan.

Namun tahukah kamu, selain mahal ternyata lobster memiliki banyak kandungan yang menyehatkan tubuh. Merujuk Medical News Today, makanan laut ini mengandung asam lemak omega-3, fosfor, vitamin B12, magnesium, dan vitamin E.

Berdasarkan National Nutrient Database Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu cangkir lobster matang (145 gram) mengandung 129 kalori, 1,25 gram(gr) lemak, 0 gram karbohidrat, dan 27,55 gr protein, 3 persen Vitamin A, 9 persen kalsium harian, 3 persen zat besi harian serta zat lainnya.

Nah, karena kandungan protein yang tinggi membuat lobster kaya akan manfaat.  Berikut manfaat lobster yang telah tim indonesiaterhubung.id rangkum.

1. Meningkatkan fungsi tiroid

Selenium merupakan komponen penting dalam fungsi tiroid sehat. Ini karena selenium bekerja sebagai antioksidan dan membantu tiroid menyerap dan metabolisme hormon.

Sebuah meta analisis dalam jurnal “Thyroid” tahun 2010 menunjukkan, orang-orang dengan penyakit tiroid yang mengalami kekurangan selenium merasakan manfaat ketika meningkatkan asupan seleniumnya.

Manfaat selenium dapat meningkatkan suasana hati dan memperbaiki fungsi tiroid. Selenium bisa kamu dapatkan salah satunya dengan mengonsumsi lobster.

2. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan nutrisi pada lobster, seperti vitamin, mineral (kalsium, kalium, fosfor, magnesium, dan seng), asam omega-3 dan asam omega-6 baik untuk kesehatan jantung.

Kandungan nutrisi termasuk protein pada lobster akan menghindarkan kamu dari penyakit jantung. Karena jika jantung sehat, maka jantung pun akan tetap stabil.

3. Menyembuhkan anemia

Bagi kamu yang memiliki penyakit anemia atau darah rendah, bisa mengonsumsi lobster untuk meningkatkan kadar zat besi dalam darah. Dengan begitu kamu dapat mengatasi penyakit anemia.

Jadi tidak ada salahnya jika kamu sesekali mengonsumsi lobster selain nikmat lobster juga memiliki banyak manfaat.