Suka "Thrifting" Pakaian Vintage? Perhatikan 4 Hal Ini!

14/07/2020, 18:45 WIB
Bagikan:
Penulis Arimbi Haryas Prabawanti | Editor Anggara Wikan Prasetya

Tren gaya berpakaian dengan nuansa vintage atau retro kini kembali diminati masyarakatm, terutama kawula muda yang ditandai dengan berjayanya kembali pakaian gaya 90-an.

Pakaian seperti itu, seperti celana jeans, jaket training, printed shirt, oversized vintage jacket, dan jenis pakaian bertema vintage lainnya menjadi barang yang diminati.

Namun untuk mengikuti tren, mencari pakaian semacam itu tidaklah mudah karena termasuk barang langka, terutama koleksi retro baru dari label-label kenamaan.

Untuk mendapatkan pakaian semacam itu, para peminatnya biasanya melakukan thrifting atau aktivitas berburu barang seken.

Nah, jika kamu tertarik untuk mencoba thrifting pakaian vintage, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan demi mendapatkan item yang berkualitas dan sesuai keinginanmu, yakni

1. Siapkan tenaga, kesabaran, dan kecermatan

Thrifting jelas butuh kesabaran dan tenaga ekstra. Apalagi, banyak busana ditemukan dengan cara blusukan atau menjelajah ke pasar dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Untuk lokasi thrifting, beberapa kota biasanya memiliki pasar khusus yang menyediakan pakaian seken untuk para peminat thrifting, misalnya Pasar Senen atau Pasar Baru.

Selain berusaha menemukan barang yang bagus, kamu juga harus cermat untuk menemukan barang yang berkualitas dan tidak cacat.

Kamu juga perlu bersabar agar mendapat busana yang terbaik. Jika beruntung, kamu akan mendapatkan pakaian vintage yang bagus dan berkualitas baik.

2. Lakukan komunikasi aktif dengan penjual

Kamu perlu aktif bertanya tentang kondisi barang dan hal lainnya kepada pemilik thrift shop.

Apalagi, karena busana vintage adalah barang seken, harganya cenderung tidak pasti. Jika tidak sabar, kamu bisa saja mendapatkan barang dengan harga kemahalan.

Dengan melakukan komunikasi, kamu bisa menemukan merek yang kamu cari dengan kondisi dan harga pas.

3. Hati–hati dengan barang palsu

Meski thrifting kini marak di pasaran, kamu perlu melakukan riset pribadi sebelum membeli barang untuk memastikan penjual thrift shop benar–benar bisa dipercaya,

Jika thrifting dilakukan secara online, kamu bisa melakukannya dengan mengecek review dari pembeli sebelumnya.

Kamu juga bisa datang langsung ke penjual, sehingga dapat mengecek lebih detail kondisi barang. Merek asli dan palsu tentunya memiliki perbedaan yang dapat kamu temukan.

4. Cuci belanjaan setelah dibeli

Sebelum mencucinya, kamu bisa merendam pakaian hasil berburu thrifting itu dengan air panas, mengingat barang yang kamu beli adalah bekas. Tujuan perendaman baju adalah sterilisasi dari kuman, bakteri, dan virus.

Namun, bila kamu takut merendam air panas akan merusak warna baju, dan serat baju sebaiknya bisa membaca petunjuk perawatan pada label baju.

Setelah direndam air panas, kamu bisa mencucinya dengan tangan agar tidak merusak tekstur pakaian dan jahitannya.

Jangan lupa menambahkan sabun antiseptik dan deterjen untuk melakukan pencucian dengan maksimal.

Setelah dicuci bersih, kamu bisa menjemurnya dibawah sinar matahari untuk mengeringkannya.

Dengan dengan demikian, kamu bisa mendapatkan pakaian vintage dengan bujet yang murah dan kondisi barang yang bagus. Selamat mencoba !