Ingin Kamar Terasa Lebih Luas? "Preloved" Barang yang Sudah Jarang Dipakai Yuk!

16/07/2020, 18:18 WIB
Bagikan:
Penulis Hisnudita Hagiworo | Editor Anggara Wikan Prasetya

Salah satu ruangan favorit di rumah adalah kamar tidur. Bagaimana tidak. Di sana, kamu menghabiskan banyak waktu, baik untuk berisitrahat atau bersantai.

Nah, selama berada di kamar, pernahkah kamu merasa sesak dan sumpek? Bisa jadi ini karena kamu terlalu banyak menyimpan barang kesayangan di dalam kamar.

Sebagai contohnya, ada beberapa koleksi baju bermerek yang menumpuk di dalam lemari. Terkadang kamu juga tidak sadar kalau tas di rak sudut telah berjejalan.

Nah, daripada jarang dipakai karena kamu sekarang lebih banyak berada di rumah, ada baiknya kamu menjualnya dengan sistem preloved.

Berbeda dengan barang bekas, preloved terasa lebih bergengsi. Pasalnya, kata preloved sering dipakai untuk menjual barang-barang bermerek yang sudah dipakai pemiliknya, tetapi masih dalam keadaaan yang baik.

Lalu, barang apa saja yang bisa kamu jadikan preloved? Mulai dari baju, tas, jam tangan, sepatu, kacamata, hingga aksesori dari brand ternama, semua itu bisa kamu jadikan preloved.

Supaya barang preloved kamu cepat terjual, kamu bisa lakukan cara-cara ini.

1. Ketahui harga barang di pasaran

Misalnya kamu ingin menjual tas merek A, coba kamu cari tahu terlebih dahulu harga yang ada di pasaran sekarang supaya bisa menentukan harga.

Mungkin barang tersebut sudah tidak ada di toko, tetapi kamu masih bisa mencarinya via online. Pastikan kamu menawarkan dengan harga yang sesuai, tidak kemahalan atau kemurahan ya.

2. Jujur dengan kondisi barang

Kamu harus mengatakan kondisi barang dengan jujur. Jika ada goresan atau noda, kamu bisa menuliskan dengan detail goresan apa atau noda dari mana dan sebesar apa.

Deskripsikan barang yang ingin kamu preloved dengan detail. Mulai dari ukuran, warna, berat, hingga kelebihan dan kelemahannya.

Jangan sampai kamu tidak mengatakan kondisi yang sebenarnya. Saat pembeli tahu, mereka akan kecewa. Ini akan merugikan kamu saat akan menjual barang lain ke depannya.

3. Bersihkan barang terlebih dahulu

Sebelum menjualnya, lebih baik kamu bersihkan dulu barang preloved dengan baik. Misal jika tas terlihat kotor, bersihkan dahulu dengan cara yang tepat.

Jika kamu ingin menjual baju, sebaiknya cuci dan setrika terlebih dahulu supaya terlihat menarik saat difoto. Begitu juga jika kamu ingin preloved jam tangan, pastikan baterai jam masih aktif dan tali bebas dari debu.

4. Sertakan foto yang baik

Supaya calon pembeli tertarik untuk membeli barang preloved-mu, sertakan foto yang detail dari barang tersebut. Kamu bisa mengambil foto dari beberapa angle. Tidak lupa perhatikan pencahayaan supaya warna dari barang tersebut terlihat jelas.

Nah, dengan preloved sebagian dari koleksimu, kamu bisa merasakan kamar yang lebih bersih dan luas. Selain itu, kamu juga bisa menambah jumlah tabungan, kan?