Akhir PSBB Transisi, Tetap Lakukan 7 Hal Ini Saat Naik Transportasi Umum

16/07/2020, 19:30 WIB
Bagikan:
Penulis Arimbi Haryas Prabawanti | Editor Anggara Wikan Prasetya

Masyarakat tetap diminta waspada, meski beberapa daerah di Indonesia sudah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan bersiap menghadapi new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Di DKI Jakarta, misalnya, PSBB Transisi memang sudah berakhir. Sayangnya, kasus Covid-19 masih belum menunjukkan penurunan,

Sementara itu, di sisi lain pada masa transisi, kegiatan sosial ekonomi sudah bisa dimulai lagi secara bertahap.

Oleh karena itu, banyak orang mulai keluar rumah untuk bekerja dan berkegiatan seperti sedia kala.

Nah, bagi yang tidak punya kendaraan pribadi, opsinya adalah menggunakan transportasi umum, seperti bus, kereta api, dan ojek online.

Terkait hal itu, pemerintah telah menetapkan aturan, seperti mengizinkan transportasi umum mengangkut maksimal 50 persen dari total kursi.

Masyarakat juga terus diingatkan tanpa henti untuk tetap harus berhati-hati dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Apa saja yang harus dilakukan ketika naik kendaraan umum di masa transisi ini? Yuk, simak 7 tips berikut ini.

1Pakai masker

Pertama, pakai masker dengan baik dan benar saat keluar dari rumah, menunggu transportasi publik, dan di dalam transportasi publik.

Pasalnya, transportasi publik saat ini sering penuh dan sesak, sehingga kadang tidak memungkinkan untuk bergeser atau menjaga jarak dengan penumpang lain. Memakai masker akan mengurangi risiko tertular Covid-19.

2. Bawa hand sanitizer

Jangan lupa untuk membawa hand sanitizer yang mengandung alkohol saat keluar dari rumah. Selalu bersihkan tangan sebelum dan sesudah naik transportasi publik. 

Kamu juga bisa menggunakannya untuk mengelap telebih dahulu gagang pintu atau sesuatu yang ingin kamu sentuh agar terhindar dari kuman dan virus.

3. Jangan main HP

Jangan mengeluarkan handphone (HP) yang biasanya selalu dibawa dan diletakan di sembarang tempat. Itu membuatnya menjadi salah satu benda yang paling banyak mengandung virus dan bakteri,

Bahkan, tidak sedikit yang membawa HP ke dalam toilet umum. Untuk itu, sebaiknya selalu bersihkan handphone secara berkala.

4. Rajin cuci tangan

Segera cuci tangan setelah turun dari transportasi umum dan setelah tiba di rumah. Cara cuci tangan yang baik adalah menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik.

Rajin mencuci tangan sangat penting karena kamu tidak pernah tahu benda yang kamu pegang sebelumnya bersih atau tidak. Mencuci tangan jelas akan membuat tanganmu bebas virus dan penyakit.

5. Jaga kebersihan tas dan barang bawaanmu

Jika kamu membawa tas atau barang bawaan saat naik angkutan publik, sebisa mungkin tenteng dan tidak menaruhnya di lantai atau permukaan yang belum terjamin kebersihannya.

Akan tetapi, jika kondisinya tidak memungkinkan, bersihkan tas dan barang bawaan setelah naik transportasi publik.

Agar lebih praktis, gunakan tisu disinfektan untuk membersihkan tas atau barang bawaan setelah turun dari kendaraan umum.

6. Jika naik ojol, bawa helm sendiri

Sebagai informasi, bukan hanya transportasi umum untuk banyak orang saja yang kembali beroperasi di masa transisi ini.

Ojek online (ojol) di wilayah DKI Jakarta pada masa PSBB transisi per 8 Juni 2020 sudah diperbolehkan mengangkut penumpang.

Oleh karena itu, jika kamu bepergian menggunakan ojek online, kamu perlu membawa helm pribadi karena helm yang disediakan ojek online tidak bisa kita ketahui tingkat kebersihannya.

Jangan lupa, gunakan helm yang dilengkapi windshield atau visor untuk menghalau droplet hingga debu saat berkendara di jalan.

7. Hindari berbicara dengan pengemudi ojek

Saat berbicara, maka cairan tubuh atau droplet dapat tersebar ke udara yang memungkinkan terjadinya penularan Covid-19.

Cara ini dilakukan untuk menghindari adanya cairan tubuh yang tersebar lewat udara, saat ojek sedang melaju kencang.

Nah mudah bukan? Tetap sehat selalu, ya!