Diklaim Bisa Menurunkan 4,5 Kg dalam Seminggu, Apa itu Diet Militer?

11/06/2020, 20:28 WIB
Bagikan:
Penulis Fathia Yasmine | Editor Alia Deviani

Diet merupakan salah satu upaya untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Melalui diet yang tepat, tak hanya pola makan yang diubah, tetapi juga gaya hidup serta waktu tidur menjadi lebih seimbang.

Saat ini, beragam program diet mulai banyak dikenalkan, sebut saja diet mayo, diet keto, dan diet karbo. Selain diet tersebut, ada juga diet militer yang diklaim dapat mengurangi bobot hingga 4,5 kg selama satu minggu.

Dikutip dari Kompas.com, diet militer juga sering disebut sebagai diet tiga hari. Dalam jangka waktu tiga hari inilah kita melakukan perencanaan makan rendah kalori. Tak hanya itu, total kalori harian juga dibatasi, pun dengan jenis makanannya.

Sementara itu, mereka yang menjalankan diet tersebut tetap bisa mengonsumsi makanan sehat seperti biasa selama sisa empat hari dalam minggu tersebut. Diet ini dapat terus diterapkan hingga mencapai bobot yang diinginkan.

Memiliki nama unik melalui kata ‘militer’, pendukung program diet ini mengklaim jika program ini dirancang oleh ahli gizi di institusi militer Amerika serikat. Tujuannya, untuk membentuk badan tentara dan anggota militer menjadi proporsional

Meski belum terbukti kebenaran atas klaim ini, tetapi tidak ada salahnya untuk mulai mencoba program diet satu ini.

Perencanaan pola makan 3 hari diet militer

Dalam prinsip diet militer, tubuh hanya diizinkan untuk menerima 1.1.00-1.400 kalori selama tiga hari. Selama tiga hari pula, kita tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan.

Contoh makanan yang diperbolehkan adalah pisang, roti gandum utuh dalam porsi sedikit, wortel, kopi, telur, anggur, es krim, daging, biskuit asin, teh, dan tuna.

Selain itu, terdapat pula pantangan dalam diet ini, seperti pemanis buatan, krimer, jus buah, susu, jeruk, dan gula.

Sebagai gambaran pola makan, berikut contoh menu yang dapat Anda coba dalam diet ini.

  • Sarapan
    • Selembar roti panggang dengan dua sendok teh selai kacang
    • Setengah buah jeruk
    • Secangkir kopi atau teh tanpa gula (opsional)

  • Makan siang
    • Selembar roti panggang
    • Setengah kaleng tuna
    • Secangkir kopi atau teh tanpa gula (opsional)

  • Makan malam
    • 85 gram daging dengan sedikit buncis
    • Setengah buah pisang dan apel kecil
    • Satu cangkir es krim vanila

Apakah diet militer efektif?

Belum banyak studi ilmiah yang membuktikan keberhasilah diet militer. Namun, diet militer memiliki potensi untuk menurunkan berat badan melalui pembatasan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Meski begitu, diet ini tidak akan mempengaruhi perubahan pada tubuh bila tidak diimbangi dengan perubahan kebiasaan makan. Masih ada risiko untuk mengalami kenaikan berat badan. Sebab, bukan lemak yang berkurang pada tubuh, melainkan kadar air dari badan.

Untuk jangka pendek, diet militer dapat membantu. Akan tetapi, diet ini bukanlah metode yang tepat untuk menurunkan berat badan berkelanjutan.

Salah satu resiko penerapan jangka panjang di antaranya adalah kekurangan nutrisi dan mineral pada tubuh, termasuk vitamin dan serat bagi tubuh normal. Menurunkan 4,5 kg dalam satu minggu juga meningkatkan risiko terjadinya batu empedu dalam jangka panjang.

Kondisi ini disebabkan oleh organ hati yang melepaskan kolesterol tambahan ke empedu, saat terjadi penurunan bobot yang drastis. Akibatnya, timbul material mirip batu di kantung empedu tubuh.

Idealnya, penurunan bobot yang sehat berada di rentang 0,5-0,9 kg dalam satu minggu. Oleh sebab itu, setelah menerapkan diet militer, lanjutkanlah dengan mengonsumsi makanan sehat untuk mengisi kembali kebutuhan vitamin dan mineral selama program berlangsung.